![]() |
| Ilustrasi gambar |
Sampai detik ini, sebagian besar dari kasus seperti keguguran yang berulang-ulang tersebut tidak diketahui penyebabnya dengan secara pasti. Tapi, ada beberapa kasus mengenai keguguran yang berulang-ulang dibawah tersebut ini yang perlu mendapatkan sebuah penangan segera :
- Anda pasti pernah mengalami penggumpalan darah yang tidak normal atau juga disebut antiphosholipid syndrome atau APS. Kondisi semacam ini juga dikenal dengan sebutan nama sindrom darah yang lengket atau sindrom Hughes.
- Penggumpalan darah turunan yaitu thrombophilia yang terjadi disebabkan oleh adanya bawaan dari lahir.
- Masalah genetik dikromosom dari si calon ibu atau calon ayah yang tidak terdeteksi hingga diturunkan ke bakal janinnya. Ya, akibatnya ialah yang akan terjadi tentunya keguguran akan berulang-ulang kembali karena adanya keabnormalan pada kromosomnya.
- Masalah pada rahim maupun pada serviks wanita, seperti bentuknya yang tak normal hingga serviks yang lemah.
- Masalah usia pun juga menjadi salah satu penyebab terjadinya keguguran lho. Semakin tua usia sang ibu, maka akan semakin rentan untuk mengalami keguguran pada kehamilannya.
- Infeksi bakteri yang berupa bacterial vaginosis tersebut ini yang bisa mampu meningkatkan resiko keguguran dan kelahiran prematur.
- Semakin sering mengalami masalah keguguran, kemungkinan besarnya bisa kembali untuk mengalami masalah keguguran lagi dan bahkan bisa-bisa semakin meningkat.
Tapi apabila keguguran tersebut terjadi berturut-turut selama 3 kali, maka dokter akan memberikan sebuah saran kepada pasiennya untuk wajib menjalani pemeriksaan darah di lab agar mendeteksi antibodi abnormal, biasanya hal semacam ini dilakukan sebanyak 2 kali saja dengan jeda 6 minggu.
Jika diketahui bahwa faktor-faktor penyebabnya ialah masalah pada penggumpalan darahnya, seperti APS, tentunya dokter akan memberikan obat pengencer darah saat anda kembali hamil. Obat pengencer darah tersebut ini berupa aspirin dan heparin yang dapat membantu dalam mengontrol kekentalan pada darah dan tidak menggagalkan kehamilan.
Tetapi, apabila penyebabnya dari kanker serviks yang lemah maupun pendek, maka pemindaian lebih lanjut wajib dilakukan pada kehamilan untuk yang berikutnya. Biasanya, serviks yang seperti ini ditandai dengan adanya sebuah air ketuban yang pecah jauh lebih dini, atau serviks yang sudah mengalami pembukaan tanpa kita sadari, karena tidak adanya sebuah rasa sakit. Kanker serviks yang mudah terbuka ini masih bisa diperbaiki lagi dengan jahitan pada kehamilan untuk yang berikutnya. Operasi seperti ini tergolong sangatlah kecil dan bisa mampu mencegah keguguran kembali meski tentunya akan tetap memberikan efek samping tersendiri.
Oleh sebab itu, pada saat anda sedang mengalami keguguran tersebut janganlah berkecil hati. Dan jangan pula menyerah serta segeralah periksakan ke ahlinya yakni dokter kandungan dengan catatan anda wajib harus melakukan secara rutin dan juga wajib menjalani semua metode-metode yang sudah diberikan oleh dokter. Dan mintalah bantuan dari orang-orang yang ada disekitar dan juga termasuk dokter ataupun keluarga anda sendiri untuk membantu anda dalam merawat serta menjaga kesehatan pada kehamilan untuk yang berikutnya.
Jadi...berhati-hatilah anda dalam menjaga kesehatan pada kehamilan jika tidak ingin seperti ulasan Sering Keguguran, Apa Penyebabnya? tersebut ini. Pencegahan itu lebih baik ketimbang pengobatan, dan buat anda yang saat ini sedang hamil wajib untuk membaca info-info kesehatan seperti di atas tersebut agar masalah seperti uraian di atas itu anda tahu untuk cara-cara mengatasinya. Terima kasih...
Sumber berita : http://www.mellazahra.blogspot.co.id
